http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/issue/feed Jurnal Mandiri 2019-05-19T10:37:24+07:00 Syamruddin jurnalmandiri@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>JURNAL MANDIRI</strong> : Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi, adalah jurnal independen &nbsp;yang berisi ide-ide atau gagasan maupun hasil penelitian, kajian, dan karya ilmiah serta pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi. JURNAL MANDIRI diterbitkan oleh Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM). Terbit dua kali setahun yaitu pada Juni dan Desember. &nbsp;JURNAL MANDIRI terbit dengan izin dari LIPI dengan Nomor P-ISSN : 2580-3220 dan E-ISSN : 2580-4588.</p> http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/42 PENGARUH FAKTOR BUDAYA DAN FAKTOR SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE 2019-05-19T10:37:24+07:00 Muhammad Imam Hafidz muhammadimamhafidz@gmail.com <p style="text-align: justify;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari faktor budaya dan faktor sosial terhadap keputusan pembelian pada PT. Prudential Life Assurance. Data penelitian adalah data kuesioner. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Dari populasi 100 customer memenuhi kriteria untuk menjadi sampel. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan terjadi pengaruh yang signifikan antara faktor budaya dan faktor sosial terhadap keputusan pembelian. Secara parsial faktor budaya dan faktor sosial memiliki dampak yang signifikan secara positif terhadap keputusan pembelian. Faktor Budaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Dimensi yang memiliki korelasi tertinggi adalah dimensi Budaya terhadap variabel dimensi perbandingan merek memiliki nilai korelasi yang lebih tinggi dibandingkan yang lainnya artinya bahwa tidak hanya kemudahan layanan saja yang di perhatikan oleh nasabah dalam membeli produk asuransi tetapi budaya dalam penggunaan merek berpengaruh cukup besar dalam menentukan keputusan pembelian dan Faktor Sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Dimensi yang memiliki korelasi tertinggi adalah dimensi keluarga terhadap variabel dimensi keyakinan merek memiliki nilai korelasi lebih tinggi dibandingkan yang lainnya artinya dibutuhkan peran keluarga untuk meyakinkan nasabah dalam memutuskan untuk membeli merek asuransi yang akan dibeli. Hasil penelitian dapat dijadikan rekomendasi kepada perusahaan asuransi jiwa dalam melakukan aktivitas pemasaran sebagai acuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.</p> 2018-12-04T22:25:10+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/43 PENGARUH PERAN NILAI PELANGGAN DAN CITRA MEREK TERHADAP KINERJA PEMASARAN 2019-05-19T10:37:23+07:00 Jas Mani djasmany@yahoo.com <p style="text-align: justify;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai pelanggan dan citra merek untuk meningkatkan kinerja pemasaran pada PT. Berkah Motor. Metode yang digunakan adalah explanatory research, dan pengujian hipotesis. Dengan teknik survei, menyebar kuesioner dengan skala Likert. Teknik penentuan memakai sampling jenuh dengan 56 responden.Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferesial yaitu: Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Berganda, Analisis Koefisien Korelasi, Analisis Koefisien Determinasi (R2), Pengujian Hipotesis dengan (uji t) dan Uji F atau (ANOVA). Hasil Pengujian dan analisisnya adalah sebagai berikut :<br>1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara nilai pelanggan terhadap kinerja pemasaran, dengan korelasi 0,592 dan kontribusi pengaruh sebesar 35,1%. Uji hipotesis diperoleh ρ value 0,000 &lt; 0,05.<br>2. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara citra merek terhadap kinerja pemasaran, dengan korelasi 0,640 dan kontribusi pengaruh sebesar 40,9%. Uji hipotesis diperoleh ρ value 0,000 &lt; 0,05.<br>3. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara nilai pelanggan dan citra merek secara simultan terhadap kinerja pemasaran dengan korelasi 0,685 dan kontribusi pengaruh sebesar 46,9% sedangkan sisanya sebesar 53,1% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh ρ value 0,000 &lt; 0,05.</p> 2018-12-04T22:28:02+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/44 EFEKTIVITAS MEDIA WEBQUEST UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA SMA 2019-05-19T10:37:22+07:00 Ambar Widya Lestari ambarwl_anis@yahoo.co.id <p style="text-align: justify;">Mengacu pada kurikulum 2013 yang diterapkan di setiap jenjang pendidikan saat ini, proses pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik sehingga hal tersebut menjadikan pembelajar yang aktif. Bukan hanya itu saat ini peserta didikpun dihadapi oleh tantangan kompetensi abad ke 21 yaitu pencapaian kompetensi berpikir tingkat tinggi (high order thingking skills) serta baik guru maupun peserta didik harus melek informasi, melek media, dan melek TIK. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas media webquest untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design untuk menguji keefektifan media pembelajaran webquest, dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kemudian diberi pretest untuk mengetahui keadaan awal adakah perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selanjutnya kedua kelompok di berikan treatment yang berbeda dan pada akhir treatment diberikan posttest untuk mengukur hasil belajar kedua kelompok tersebut. Media pembelajaran webquest merupakan media pembelajaran yang efektif untuk digunakan pada mata pelajaran ekonomi di tingkat Sekolah Menengah Atas. Hal tersebut diapat terlihat dari nilai signifikansi uji t adalah 0,000. Nilai signifikansi tersebut kurang dari 0,05 yang berarti bahwa H1 diterima serta nilai thitung adalah sebesar 5,548 &gt; dari ttabel yaitu sebesar 2,006. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata nilai hasil belajar ekonomi siswa sebelum menggunakan media pembelajaran webquest. Hal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan nilai hasil belajar ekonomi siswa kelompok eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol.</p> 2018-12-04T22:29:28+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/45 PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS KOMPETENSI GURU DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA 2019-05-19T10:37:21+07:00 Nugroho Widhi Pratomo widhinugroho900@gmail.com <p style="text-align: justify;">Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa atas kompetensi guru dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia pada SMPN Kabupaten Karawang. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan analisis korelasi berganda. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan cara sampling acak sederhana. Hasil penelitian yang diperoleh di lapangan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Terdapat pengaruh signifikan persepsi siswa atas kompetensi guru dan motivasi terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai F0 = 28,660 dan Sig. 0,000&lt;0,05. Secara bersama-sama persepsi siswa atas kompetensi guru dan motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 40,8% terhadap variable prestasi belajar bahasa Indonesia. 2. Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa atas kompetensi guru terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 5,274 dan Sig. 0,000&lt; 0,05. Variabel persepsi siswa atas kompetensi guru memberikan kontribusi sebesar 27,67 % dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia.Terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia. Dapat dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 3,173dan Sig. 0,002&lt; 0,05. Variabel motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 13,17 % dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia.</p> 2018-12-04T22:30:50+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/46 PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIFITAS KERJA KARYAWAN PADA PT. DAYA PERKASA 2019-05-19T10:37:20+07:00 Prasetyo Kurniawan prasetyokurniawan79@gmail.com <p style="text-align: justify;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan disiplin kerja secara parsial maupun secara simultan terhadap produktivitas karyawan pada PT. Daya Perkasa. Metode yang digunakan adalah explanatory research, dan pengujian hipotesis. Dengan teknik survei, menyebar kuesioner dengan skala Likert. Teknik penentuan memakai sampling jenuh dengan 60 responden. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferesial yaitu: 1.Uji Validitas dan Reliabilitas, 2. Analisis Regresi Berganda, 3. Analisis Koefisien Determinasi (R2), 4. Pengujian Hipotesis dengan Uji Parsial (uji t) dan Uji Simultan (uji F). Hasil Pengujian dan analisisnya adalah sebagai berikut :<br>1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara motivasi terhadap produktivitas karyawan, dengan korelasi positif 0,636 dan kontribusi sebesar 43,1%. Dan nilai thitung sebesar 6,628 dengan probability signifikansi t sebesar 0,000.<br>2. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara disiplin kerja terhadap produktivitas karyawan, dengan korelasi positif 0,638 dan kontribusi sebesar 40,7%. Dan nilai thitung sebesar 6,311 dengan probability signifikansi t sebesar 0,000.<br>3. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara motivasi dan disiplin kerja secara simultan terhadap produktivitas karyawan dengan korelasi positif 0,728 dan kontribusi pengaruh sebesar 53,0% dan sisanya 37,0% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh Fhitung sebesar 32,194 &gt; 2,770 dengan signifikansi F sebesar 0,000.</p> 2018-12-04T22:31:54+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/47 ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, PROMOSI JABATAN, LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA 2019-05-19T10:37:19+07:00 I Gede Adi Indrawan gedeadiindrawan@gmail.com <p style="text-align: justify;">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, promosi jabatan dan lingkungan kerja non fisik terhadap kepuasan kerja karyawan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan instrumen penelitian berupa wawancara, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan transformasional, variabel promosi jabatan dan variabel lingkungan kerja non fisik secara parsial maupun secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia.</p> 2018-12-04T22:33:10+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/48 PENGARUH LAW ENFORCEMENT, SOSIALISASI PERPAJAKAN DAN MOTIVASI WAJIB PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN PENGETAHUAN TENTANG PERPAJAKAN SEBAGAI VARIABEL MODERATING 2019-05-19T10:37:18+07:00 Adi Supriadi supriadiadi83consobiz@gmail.com <p style="text-align: justify;">Pajak merupakan penerimaan negara yang menjadi salah satu tulang punggung pemasukan kas negara. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh signifikansi dari variabel law enforcement, sosialisasi perpajakan, dan motivasi wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan responden wajib pajak yang melaporkan pajaknnya di KPP serpong, alat analisis menggunakanan software smartPls 3.0, sampel penelitian sebanyak 98 responden. Hasil dari penelitian ini yaitu law enforcement berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sosialisasi perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, motivasi wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak, secara simultan antara law enforcement, sosialisasi perpajakan, motivasi wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak, sementara pengetahuan&nbsp;tentang aturan perpajakan sebagai variabel moderasi melalui law enforcement, sosialisasi perpajakan, motivasi wajib pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.</p> 2018-12-04T22:34:18+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/49 PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MUHAMMAD ABDUH 2019-05-19T10:37:16+07:00 Andi Hidayat dosen02179@unpam.ac.id <p style="text-align: justify;">Tulisan ini membahas Pemikiran Muhammad Abduh tentang pembaharuannya pada pendidikan Islam, Sebagai penggiat yang menganut paham Tajdid (pembaharu) Abduh memandang bahwa pendidikan adalah sarana yang sangat penting demi terwujudnya generasi yang siap menerima perubahan baik itu yang datang dari pengaruh luar (Barat) ataupun memang perubahan yang datang dari Islam sendiri guna menjawab tantangan zaman. Tulisan ini mendukung dan menguatkan teori dan pemikiran Abduh tentang perbaikan dan perubahan sistem pendidikan pada waktu itu (Al-Azhar) dengan konsep-konsep seperti penerapan kurikulum yang integral antara umum dan agama, serta memperbaiki sistem pembelajaran yang metode ceramah dengan diskusi, serta memandang akal adalah suatu karunia tuhan untuk media mengapai informasi dan konfirmasi dalam menangkap ilmu pengetahuan. Jenis penelitian yang digunakan merupakan studi literature (library research) atau penelitian pustaka, yaitu merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian, hal ini mengacu pada buku-buku dan data-data karya ilmiah yang berkaitan dengan pembahasan penelitian. Sumber penelitian ini adalah karya-karya dari Muhammad Abduh seperti Risalah Tauhid dan Tafsir Al-Manar, sedangkan sumber-sumber sekunder adalah buku-buku atau tulisan berkenaan dengan pemikiran Muhammad Abduh dalam bidang Pendidikan, sifat penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analisis-kritis dengan pendekatan sosiologis-historis.</p> 2018-12-04T22:35:48+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/50 ANALISIS TINGKAT KEMATANGAN PMO DAN TATA KELOLA PROYEK BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI PADA BANK X 2019-05-19T10:37:15+07:00 Nefo Indra Nizar dosen01424@unpam.ac.id <p style="text-align: justify;">Di dalam tata kelola proyek, PMO sebagai unit organisasi yang mengawal, memonitor, mengontrol dan mengelola proyek-proyek berbasis teknologi informasi memiliki peran yang sangat penting. Semakin tinggi tingkat kematangan organisasi PMO dan tingkat kematangan proses tata kelola proyek semakin baik di dalam implementasi proyek, mengingat pengembangan proyek teknologi informasi memerlukan biaya yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan PMO dan Tata Kelola Proyek berbasis TI. PMO merupakan fenomena baru di dunia usaha saat ini, khususnya bagi perusahaan yang berbasis proyek mempunyai peran atau fungsi yang berbeda di tiap organisasi. Untuk melihat tingkat kematangan proses Tata Kelola Proyek berbasis TI dan tingkat kematangan organisasi IT PMO di dalam pengelolaan proyek berbasis TI, dilakukan penelitian tingkat kematangan PMO di dalam proses tata kelola proyek dengan menggunakan pendekatan proses tata kelola teknologi informasi COBIT, dan pendekatan teori Hills (2004) mengenai tingkat kompetensi unit organisasi PMO. Tingkat kematangan proses tata kelola proyek saat ini berada pada tingkat 3, atau proses tata kelola sudah didefinisikan secara tepat untuk tujuan bisnis dan teknis (defined process). Tingkat kompetensi organisasi saat ini berada pada tahap 2, atau Basic PMO.</p> 2018-12-04T22:37:12+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/51 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH 2019-05-19T10:37:14+07:00 Siraj uddin dosen01697@unpam.ac.id <p style="text-align: justify;">Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, (1) pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar Sejarah,(2) Pengaruh minat terhadap hasil belajar sejarah, (3) pengaruh model pembelajaran kooperatif dan minat belajar terhadap hasil belajar sejarah, Penelitan ini menggunakan metode eksperimen, yaitu dengan memberikan jenis perlakuan yang berbeda pada dua kelompok belajar siswa. Satu kelompok dijadikan sebagai kelompok eksperimen, yaitu diberikan perlakuan pembelajaran sejarah dengan model kooperatif STAD, sedangkan kelompok yang satu lagi sebagai kelompok kontrol dengan perlakuan pembelajaran dengan model kooparatif TGT setiap kelompok hasil pengujian hipotesis penelitian dan analisis data, maka hasil penelitian dengan judul Pengaruh Model Pembelajaran koperatif dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Sejarah (Penelitian eksperimen siswa kelas XII SMA Negeri Di Jakarta Selatandengan jumlah sampel 80 yang signifikan minat belajar terhadap hasil belajar Sejarah siswa.siswa menyimpulkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar Sejarah siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. = 0,000 &lt; 0,05 dan Fh = 25,286. 2) Terdapat pengaruh Hal ini dibuktikan dengan perolehan Sig. = 0,000 &lt; 0,05 dan Fh = 28,396. 3) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan metode pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar Sejarah siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan Sig. = 0,007 &lt; 0,05 dan Fh = 7,712.</p> 2018-12-04T22:39:56+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/52 PERAN BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT (BKM) DALAM PEMBANGUNAN DAERAH DI KOTA TANGERANG 2019-05-19T10:37:13+07:00 Ahmad Nazir naziramangkurat@gmail.com <p style="text-align: justify;">Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan mendeskrifsikan bagaimana mekanisme kerja BKM dalam pembangunan dan Untuk mengetahui dan mendeskrifsikan bagaimana peran BKM dalam pembangunan daerah. Penelitian ini dilakukan pada BKM Mekar Sejati Kelurahan Gondrong Kecamatan Cipondoh alamat : Jl. Ki Hajar Dewantoro, Kel Gondrong, Kec Cipondoh, Kota Tangerang. Dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Metode Deskriptif Menurut Kuncoro adalah “Penelitian deskriptif meliputi kegiatan pengumpulan data untuk menjawab pertanyaan mengenai status terakhir dari subyek penelitian”. Penelitian kualitatif tidak hanya mengumpulkan data, tetapi merupakan pendekatan terhadap dunia empiris, serta memberikan penjelasan tentang perencanaan pembangunan dalam pelaksanaan pembangunan. Hasil dari penelitian ini adalah mekasnisme kerja BKM diwali denga rembuk warga tahunan yang disebut RWT atau musyawarah yang dilakukan oleh pengurus badan kesedayaan masyarakat dengan rukun tetannga, rukun warga yang dihadiri oleh perwakilan dari aparatur pemerintahan ditingkat kelurahan dan pendamping BKM itu sendiri yang disebut dengan paskel. Disitu para Rt dan Rw mengajukan program-program yang berhubungan dengan pembangunan di wilayah masing-masing seperti pembanguan jalan paving block, pembangunan saluran air dan pembuatan jamban sampai yang belum diusulkan pada Musrenbang kelurahan dan menjalankan program pembangunan yang sudah disyahkan oleh pemerintah melalui dinas terkait. Peran BKM di masyarakat adalah sebagai roda penggerak masyarakat yang akan mengembangkan modal sosial yaitu kemampuan masyarakat untuk bekerjasama demi mencapai tujuan bersama di dalam berbagai kelompok dan organisasi. Sebagai wadah aspirasi masyarakat dengan cara melibatkan masyarakat agar pro aktif dalam proses pengambilan keputusan dalam program pembangunan dll.</p> 2018-12-04T22:41:41+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/53 PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI RIAU 2019-05-19T10:37:12+07:00 Risza Putri Elburdah riszaputrielburdah@yahoo.com <p style="text-align: justify;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kinerja Pegawai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau yang dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja. Analisis dilakukan terhadap sampel 55 pegawai dari 102 populasi yang ada, dengan menggunakan metode Descriptive Survey dan Explanatory Survey yang dikumpulkan melalui kuesioner. Kemudian hasil pernyataan dari responden diolah dan dilakukan pengujian dengan uji validitas dan reliabilitas serta selanjutnya dilakukan analisis terhadap gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja serta pengaruhnya terhadap kinerja pegawai melalui pengujian hipotesis. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja tidak secara signifikan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan koefisien regresi sebesar – 0,354. Sedangkan variabel gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 0,747. Sebesar 52,4% Kinerja pegawai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau dipengaruhi oleh Gaya Kepemimpinan dan Kepuasan Kerja. Sedangkan hipotesis yang menyatakan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai tidak terbukti karena hanya variabel gaya kepemimpinan saja yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai, sedangkan variabel kepuasan kerja tidak ikut berpengaruh secara bersama-sama berdasarkan hasil uji-t.</p> 2018-12-04T22:42:43+07:00 ##submission.copyrightStatement##