TA’ADDUD AL-JUM’AT MENURUT EMPAT MAZHAB

Main Article Content

Ahmad Yani Nasution

Abstract

Masalah utama yang menjadi fokus penelitian ini adalah bagaimana pendapat para ulama Madzhab mengenai Ta’addud al-Jum’at. Ta’addud al-Jum’at adalah berbilang-bilangnya pelaksanaan shalat Jum’at dalam satu desa atau kota. Berbilang-bilangnya pelaksanaan Jum’at berpengaruh kepada terbaginya jumlah jama’ah. Secara otomatis jama’ah akan memilih Masjid yang lebih dekat dengan rumahnya. Sehingga dapat mengikis esensi atau hikmah dari pelaksanaan shalat jum’at tersebut. Sementara tujuan pensyariatan jum’at ini adalah untuk mempersatukan masyarakat desa atau kota. Seringnya berintraksi dapat menumbuhkan kasih sayang dan saling tolong menolong diantara mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan mengkaji sumber data utama berupa kitab-kitab empat mazhab yang memuat uraian tentang hukum Ta’addud al-Jum’at. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk menemukan bagaimana hukum Ta’addud al-Jum’at dari kalangan ulama ditinjau dari empat madzhab. Data yang Penulis kumpulkan baik dari sumber primer, sekunder maupun pendukung akan diproses secara deskriptif analisis. Diantara kitab empat mazhab yang akan ditela’ah adalah kitab Al-fiqhu ‘Ala Mazahib Al-arba’ah, Syarhu Fathul qadhir, Mukhtasor Al-Mujni, Al-Bahru Ar-Roiq, Al-Umm, Mughni Al-Muhtazh, Al-Hawy AL-Kabir,  Al-Fiqhu Al-Maliki Wa Adillatuhu, Ibnu Muflih, Al-Iqna’, Al-Mughni Ibnu Quddamah, dan Mawahibu Al-Jalil. Setelah terkumpul pendapat semua mazhab, kemudian dikomparasi antara pendapat mazhab yang satu dengan yang lainnya kemudian di klasifikasikan pendapat yang sama dan pendapat yang berbeda.

Article Details

How to Cite
NASUTION, Ahmad Yani. TA’ADDUD AL-JUM’AT MENURUT EMPAT MAZHAB. Jurnal Mandiri, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 22-39, june 2017. ISSN 2580-4588. Available at: <http://jurnalmandiri.com/index.php/mandiri/article/view/7>. Date accessed: 24 nov. 2017.
Section
Articles